•*~WELCOME TO SOLUSI HEMAT - Harga-harga semakin meningkat, biaya hidup makin tak terkendali, harga BBM, TDL, PDAM, ELPIJI, harga Pangan dan Lain-lain akan terus bergerak maju dan semakin tak terjangkau oleh Penghasilan yang terbatas serta semakin meningkatnya kebutuhan pokok.~*•

•*~Dalam rangka penghematan listrik, apa yang dapat kita lakukan?~*•

•*~Bukan hanya "mematikan yang tidak perlu"~*•.


   
  Solusi Hemat Energy
  Tips Hemat BBM-2
 

Tips Hemat BBM

Macet boros, ngebut pun boros

Laporan Strategic Urban Road Infrastructure (SURIP) pada 1997 menunjukkan karakteristik transportasi perkotaan Indonesia dicirikan oleh kemacetan yang kian serius. Salah satu penyebabnya, perilaku mengemudi pemakai jalan yang tidak disiplin. Kemacetan ini memboroskan BBM senilai sekitar Rp 10 triliun/tahun. Itu baru tahun 1997, apalagi
sekarang dengan semakin bertambahnya jumlah kendaraan yang ada di jalanan, mungkin kita juga bisa melihat hal itu, berapa kali peningkatan jumlah kendaraan dari tahun ke tahun ?

Dalam kemacetan, sekitar 20% waktu kerja mesin dihabiskan dalam 0 km/jam alias berhenti. Berhenti dengan mesin hidup sama artinya dengan membuang BBM, karena ranmor (kendaraan bermotor) sedang kehilangan fungsinya sebagai alat transportasi.

Ketika kendaraan mulai diakselerasi (digas), mesin harus mengatasi gaya inersia yang timbul akibat percepatan dengan cara membakar BBM ekstra.Baru beberapa meter bergerak, ranmon sudah harus direm (deselerasi) hingga berhenti kembali. Ketika menginjak pedal rem, pedal gas tentunya dilepas.Pada waktu itulah sejumlah BBM yang telanjur meninggalkan tangki BBM tidak akan terbakar dan terbuang percuma.

Anggapan bahwa konsumsi BBM pada keadaan macet lebih boros ketimbang saat melaju pada kecepatan tinggi tidaklah benar.

Dalam dunia aerodinamika dikenal istilah hambatan angin (Ra). Makin kencang kendaraan dipacu, Ra yang harus dilawan mesin ranmor juga naik. Akibatnya terjadi konsumsi BBM ekstra. Gangguan Ra ini mulai terasa pada
kecepatan 60 Km/jam ke atas. Pada kecepatan 80 km/jam, diperlukan ekstra 15% BBM untuk melawan Ra. BBM ekstra ini meningkat lagi bila kecepatan mencapai 100 km/jam, yakni sebesar 35%.

Putaran mesin optimum

Lalu, bagaimana cara berkendaraan yang hemat BBM? Sebaiknya kita juga menjaga agar mesin berada pada putaran optimum untuk mencapai kecepatan yang layak.

Penjelasan teknisnya begini. Ambil contoh mobil yang digunakan bermesin 4 tak 4 silinder. Mesin ini memerlukan 4 langkah untuk mencapai 1 siklus mesin, yakni langkah isap (campuran O2 dan BBM masuk silinder), kompresi, ekspansi, dan buang. Dalam satu siklus, BBM dikonsumsi tiap silinder hanya pada langkah isap. Kalau sekali langkah isap membutuhkan 1 tetes BBM, maka mesin 4 silinder mengkonsumsi 4 tetes BBM/siklus.

Pada mesin tadi tiap siklus diselesaikan dalam 2 putaran (720o). Andai mesin bekerja pada putaran 2.000 rpm (revolution per minute), sesungguhnya cuma terjadi 1.000 siklus per menit. Kalau tiap siklus BBM yang dikonsumsi 4 tetes, maka dalam 1 menit mesin menghabiskan 4.000 tetes (1.000 x 4 tetes) BBM. Kalau putaran ditingkatkan menjadi 4.000 rpm., bahan bakar yang dibakar bertambah menjadi 8.000 tetes.  Jadi, semakin tinggi putaran mesin, semakin banyak pula konsumsi BBM-nya.

Jumlah silinder juga berpengaruh pada konsumsi BBM. Pada mesin 4 tak 6 silinder misalnya, konsumsi BBM-nya akan menjadi 6 tetes/siklus. Pada putaran 2.000 rpm., mesin memerlukan bahan bakar 6.000 tetes/menit (1.000 x 6 tetes). Jika putarannya naik menjadi 4.000 rpm., bahan bakar yang dikonsumsi menjadi 12.000 tetes/menit.

Faktor lain yang mempengaruhi konsumsi BBM adalah volume silinder.  Secara umum, mesin berkapasitas silinder kecil lebih irit ketimbang yang berkapasitas silinder besar. Untuk mesin 1.300 cc misalnya, volume satu tetes BBM mungkin cuma 0,1 ml. Sementara pada mesin 2.000 cc, 1 tetes BBM barangkali bisa mencapai volume 0,2 ml. Jadi, jika kedua mesin sama-sama bekerja pada 2.000 rpm., mesin 4 tak 1.300 silinder hanya mengkonsumsi 0,4 l dan mesin 4 tak 2.000 cc menghabiskan 0,8 l BBM.

Dari ketiga faktor tadi, jumlah silinder dan kapasitas mesin tidak bisa diubah. Satu-satunya variabel yang bisa dikendalikan adalah putaran mesin. Karena itu, upaya penghematan BBM saat mengemudi bisa dilakukan dengan cara mencapai putaran optimum.

Semua kendaraan memiliki putaran optimum, yakni putaran di mana efisiensi pembakaran BBM maksimal sehingga mesin mampu menghasilkan daya dan torsi maksimum. Tinggi rendahnya putaran optimum tadi beragam.  Umumnya ada dalam kisaran 4.000 - 6.000 rpm..

Memang, untuk operasi perkotaan, mesin hampir tak pernah terpaksa menyediakan tenaga maksimum. Medan lalu lintas perkotaan umumnya datar dan beraspal, cukup ramah bagi kendaraan bermotor. Logikanya, jika mesin memang tak perlu menyediakan tenaga maksimum, putaran mesin yang tinggi tak terlalu diperlukan. Pengendara bisa mengendalikan mesin pada putaran secukupnya walaupun tidak memperoleh tenaga maksimal. Toh, dengan tenaga
tidak maksimum pun medan lalu lintas perkotaan tetap dapat diatasi.  Konsumsi BBM bisa dibuat hemat.

Berdasarkan latar belakang teknis di atas, ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk menghemat BBM saat mengemudi. Upaya itu adalah:

  1. Pastikan tak ada kebocoran pada tangki, pompa, dan pipa saluran BBM agar tak ada BBM yang terbuang percuma. Caranya, dengan memeriksa sambungan las, seal, dan kekencangan baut yang ada.
  2. Sesuaikan tekanan ban dengan standar yang direkomendasikan pabrik. Biasanya tabel tekanan ban tertera di bagian dalam pintu depan kanan mobil. Kita biasakan untuk menambah tekanan ban 1-2 psi di atas standar agar ban tidak segera mencapai tekanan di bawah standar. Langkah ini dapat menghemat BBM hingga 10%.
  3. Terutama di dalam kota, jalankan ranmor dengan nyaman pada kecepatan 35 - 60 km/jam untuk meminimalkan efek Ra.
  4. Sebisa mungkin operasikan mesin pada putaran relatif rendah (di bawah 2.500 r.p.m.). Juga kita sesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan. Jangan memaksa mesin bekerja pada putaran tinggi terlalu lama.
  5. Hindari akselerasi-deselerasi mendadak. Sedapat mungkin percepat dan perlambat ranmor secara berangsur, tidak tiba-tiba.
  6. Tinggalkan kebiasaan membawa beban terlalu berat yang sebenarnya tidak berguna. Beban terlalu berat membutuhkan kerja ekstra mesin yang berarti BBM ekstra pula.
Tips khusus untuk rekan-rekan yang mengendarai sepeda motor yaitu:
  1. Pastikan efisiensi kerja mesin tetep terjaga, jadi BBM tetep irit dan umur sparepart lebih panjang
  2. Jangan ngebut, karena konsumsi bensin akan langsung tersedot, jaga kecepatan konstan sesuai gigi yang dipakai.
  3. Jangan sering stop & go, alias mengendurkan gas dan menggebernya kembali karena ketika tarikan awal mesin membutuhkan banyak bensin.
  4. Hindari sering main gas dan memainkan rem (bentar-bentar injak rem)
  5. Pakai gigi sesuai kecepatan agar bensin tidak terkuras sia sia.
  6. Jika tikungan, gunakan gigi yang lebih rendah (engine brake), namun jika sudah melewati tikungan jangan menarik gas terlalu besar
  7. Pilih BBM di pom bensin yang bersih, alias tidak oplosan
  8. Jaga kondisi ban jangan sampai kempes agar perputaran roda nggak berat.
  9. Gunakan Alat Penghemat BBM Sepeda Motor
 
  Today, there have been 7 visitors (19 hits) on this page!

Anda tidak punya pilihan... agar berhasil, sudahi mimpi anda dan mulailah bertindak agar bisnis menjadi besar. Bukan nanti, sekaranglah saatnya SERIUSI bisnis internet lebih dalam lagi !

Dan INGAT:
Informasi berikut akan sangat mengejutkan anda. Saya harap segera hentikan kesibukan anda dan serius membaca, karena hari ini adalah Titik Balik kehidupan anda selanjutnya!

Saudara pencari income di internet...

Apakah anda sedang mencari pekerjaan atau sudah bekerja keras membanting tulang, mencari uang kesana kemari, namun hasil yang didapat belum juga memuaskan?

Apakah waktu sisa yang anda miliki terlalu sedikit untuk keluarga hanya karena terikat dengan pekerjaan rutin yang melelahkan dan membosankan? Anda stress setiap hari, tertekan karena intimidasi bos anda, berangkat kerja di pagi hari dan kembali di rumah penuh dengan rasa lelah di malam hari... dan besok anda akan ulangi lagi rutinitas ini.

Apakah seperti itu hidup anda?

Jika jawaban anda adalah "YA" untuk salah satu saja dari tersebut di atas, maka teruslah membaca!

Bersama Rekan Saya Joko Susilo,
Kami Akan Mengungkap Rahasia Tersembunyi
Metode Mencari Uang di Internet
 
 


MySpace Hit Counter
 
 
=> Do you also want a homepage for free? Then click here! <=